Beranda / Berita / Lazisnu Mukomuko Ngunduh Ilmu Managemen Ambulance di Kulonprogo
Lazisnu Mukomuko Ngunduh Ilmu Managemen Ambulance di Kulonprogo
Bagikan

Lazisnu Mukomuko Ngunduh Ilmu Managemen Ambulance di Kulonprogo

By Admin LazisNU | 14/10/2023 - 10:29 WIB

Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PCNU Kabupaten Mukomuko, Jum’at (13/10) melakukan Studi Banding Ke Lazisnu PCNU Kulonprogo Yogyakarta. Hal ini dilakukan dalam rangka Ngunduh Ilmu terkait pengelolaan pelayanan ambulance yang selama ini dijalankan di Lazisnu PCNU Kulonprogo.

Kunjungan ke Lazisnu PCNU Kulonprogo yang dipimpin langsung oleh Ketua Lazisnu PCNU Mukomuko, Wahid Nur Shodiq didampingi Divisi Distribusi, Fathur Rohman dan Divisi Publikasi Mustopa diterima langsuh oleh Manager Eksekutif Lazisnu PCNU Kulonprogo, Amrulloh Furqon, Koordinator Pelayanan Ambulance H. Ngabdul Catur, Managemen Keuangan Ambulance, Marwanto, Divisi Publikasi, Gus Ahfash Tantowi dan beberapa Driver Ambulance.

Manager Eksekutif Lazisnu PCNU Kulonprogo, Amrulloh Furqon dalam sambutannya menjelaskan bahwa pengelolaan Ambulance di Kulonprogo berpijak pada Satndard Operating Procedure (SOP) yang telah ditetapkan dan disepakati di wilayah Kulonprogo. SOP tersebut menurut Amrulloh secara umum ditetapkan oleh PCNU Kulonprogo yang tentunya mengakomodir kearifan local sesuai kondisi di masing-masing MWC dan ranting.

“Kami selalu mengadakan pertemuan rutin untuk melakukan evaluasi termasuk terkait SOP pengelolaan ambulance, ketika terdapat poin yang perlu ditambah atau dikurangi kami lakukan revisi sesuai dengan hasil yang disepakati,” Jelas Amrulah.

Koordinator Pelayanan Ambulance H. Ngabdul Catur sebagai penanggungjawab layanan ambulan menambhakan, bahwa dalam menjalankan pelayanan ambulan perlu memperhatikan beberapa hal, diantaranya terkait admistrasi permohonan pelayanan dari pasien, pembagian tugas antara sopir dan operator, komunikasi dengan kepolisian dan lembaga bantuan hokum.

“Surat permohonan itu penting, contoh kasus ambulan A akan menjemput atau sedang membawa pasien tetapi ada kejadian yang tidak kita inginkan, hal yang paling awal ditanya itu pasti surat permohon, jika tidak ada pasti kerepotan,” jelas Ngabdul Catur.

Pemaparan selanjutnya disampaikan Managemen Keuangan Ambulance, Marwanto. Ia menjelaskan bahwa terapat beberapa sumber dana untuk pelayanan ambulance diantaranya KOIN NU, Kotak Infak yang disiapak di Armada Ambulance, Donatur Selain pengguna Ambulance dan kerjasama BUMDES baik di tingkat MWC maupun Ranting dengan Rumah Sakit.

Di akhir pertemuan, Ketua Lazisnu PCNU Mukomuko, Wahid mengucapkan terima kasih atas sambutan dan penjelasan terkait pelayanan ambulance di Kulonprogo. Menurutnya banyak ilmu yang diperoleh yang tentunya akan dijadikan bahan evaluasi dan pembenahan pelayanan ambulance di Kabupaten Mukomuko agar lebih baik dan professional.

MUSTOPA SHI

Kategori:
Pendidikan

Berita Terkini